«

»

Des 22

128 Negara di PBB Tolak Klaim AS Soal Status Yerusalem

NEW YORK, – Sejumlah 128 dari 193 negara mayoritas anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mendukung resolusi yang menentang klaim AS soal kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Dalam voting sidang istimewa yang digelar di New York, Kamis (21/12) kemarin, 9 negara mendukung klaim Amerika Serikat (AS) dan 35 negara abstain.

Resolusi yang menentang status baru Yerusalem hanya didukung, AS, Guatemala, Honduras, Israel, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau dan Togo. Beberapa negara yang diketahui abstain antara lain : Argentina, Australia, Kanada, Kroasia, Republik Ceko, Hungaria, Latvia, Meksiko, Filipina, Polandia, Rumania dan Rwanda.

Suasana voting sidang istimewa yang digelar di New York, Kamis (21/12).


Dilaporkan pula, ada 21 negara yang tidak muncul untuk pemungutan suara termasuk Ukraina, yang telah mendukung resolusi yang sama di Dewan Keamanan PBB. Kondisi ini mengindikasikan ancaman AS memang memiliki efek mengerikan pada beberapa pemerintah.

Tidak ada negara yang memiliki hak veto di Majelis Umum, tidak seperti Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 anggota Dewan Keamanan. Di dewan, AS bersama dengan Inggris, Tiongkok, Prancis dan Rusia dapat memblokir resolusi apapun.

Atas situasi ini, Duta Besar AS Nikki Haley memperingatkan AS akan mengingat hari bersejarah itu. Dia menyatakan kekecewaan karena AS telah memberi kontribusi besar pada PBB, tapi niat baiknya tidak diakui dan dihormati.

“Amerika akan menempatkan kedutaan kami di Yerusalem. Tidak ada suara di PBB yang akan membuat perbedaan. Tapi suara ini akan membuat perbedaan bagaimana orang Amerika memandang PBB dan bagaimana kami memandang negara-negara yang tidak menghormati kita di PBB,” kata Haley yang membela langkah AS, meskipun melanggar konsensus internasional dan memicu aksi demonstrasi di seluruh dunia Muslim. (AFP/Reuters/BBC/SP)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833