«

»

Okt 19

3 Tahun Jokowi-JK, 19.668 Rumah Prajurit dan 196 Pos Pamtas Telah Dibangun

JAKARTA, – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengemukan dalam tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) telah dibangun 19.668 rumah prajurit dan 196 Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dibangun. Rumah prajurit tersebut tersebar di beberapa wilayah di tanah air, sementara Pos Pamtas dibangun di Kalimantan, Papua dan NTT.

Hal itu dikatakan Ryamizard dalam konferensi pers (Konpers) mengenai perjalanan tiga tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (19/10).

Konpers dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) Wiranto, dihadiri Menkumham Yasonna H Laoly, Menteri PANRB Asman Abnur, Sekjen Kemag H Nur Syam, Mendikbud Muhadjir Effendy, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kasum TNI Laksdya Didit Herdiawan, Wakil Jaksa Agung Bambang Waluyo, Mendagri Tjahjo Kumolo, Sestama BNPT Mayjen TNI R Gautama Wiranegara, dan Kepala BNPB Willem Rampangilei. Tampak pula Kepala KSP Teten Masduki dan Jubir Presiden Johan Budi SP.

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini Indonesia di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT. (Antara)


Ryamizard menjelaskan pada tahun 2015 dibangun 4.946 rumah prajurit. Kemudian meningkat menjadi 6.961 rumah pada tahun 2016. Pada tahun 2017 meningkat cukup banyak yaitu sebesar 7.761 unit rumah. Sementara untuk pembangunan Pos Pamtas tahun 2015 mencapai 45 pos, tahun 2016 mencapai 71 pos dan 2017 sebanyak 80 pos.

“Kami akan terus meningkatkan kesejahteraan prajurit. Pos Pamtas juga akan diperbanyak,” tutur Ryamizard.

Dia juga memaparkan dalam tiga tahun Jokowi-JK, telah dibangun jalan inspeksi dan patroli perbatasan di Kalimantan. Tahun 2015, total pembangunan jalan mencapai 337 kilometer (km), 2016 mencapai 742 km dan 2017 mencapai 1.246 km.

Di tempat yang sama, Menko Polhukam Wiranto mengemukakan selama tiga tahun memimpin, Jokowi-JK telah membangun tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu. Angka itu sesuai dengan target. Untuk tahun 2018-2019, Jokowi-JK akan membangun sembilan PLBN Terpadu yang baru.

“Kita lihat di Kalimantan atau NTT, sangat megah. Instruksi Presiden Jokowi, kalau sebelah (negara tetangga, Red) satu kali lebih bagus maka harus dibangun dua-tiga kali lagi dari sebelah. Itu supaya masyarakat di perbatasan benar-benar mencintai Indonesia,” tegasnya. (*/SP/Ist)

Sumber: Suara Pembaruan

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833