«

»

Agu 10

Ahli Waris Gugat Lahan Stadion Mini di Pasar Kemis Tangerang

TANGERANG, – Persoalan Stadion Mini yang berada di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang,Banten masih menyisakan persoalan. Pasalnya, para ahli waris atas lahan tersebut merasa dirugikan oleh pihak-pihak terkait serta menggugat atas lahan milik mereka.

Lahan yang diduga kini dikuasai oleh Pemda Kabupaten Tangerang rencananya akan di bangun untuk sarana olahraga stadion mini yang berada kecamatan Pasar Kemis, tepatnya di Desa Suka Mantra, Kabupaten Tangerang,Banten ini menambah panjang permasalahan status tanah yang diduga banyak tumpangtindih di Kabupaten Tangerang.

Dan rencana Pemkab Tangerang yang telah menganggarkan pembangunan Stadion MIni dari APBD kabupaten Tangerang tahun 2017 ini, harus tertunda untuk menyelesaikan peroalan atas kepemilikan lahan tersebut.

Lahan seluas 14.000 meter ini di klaim oleh para ahli waris dari H.udik bin Nasiin yang salah satunya H.Mukri Bin Asdja sebagai ahli warisnya. Pengaduan ahli waris ini kini ditangani oleh kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum Nasional, sebagai kuasa hukumnya ahli waris. “Sudah memberikan kuasa penuh untuk mengurus permasalahan yang kami hadapi kepada tim ahli hukum. Dan selama delapan tahun lebih, kami berdiam diri untuk menunggu asas kekeluargaan, terang salah satu ahli waris.

Berdiamnya keluarga para ahli waris tersebut, tidak juga membuahkan hasil sehingga melalui tim kuasa hukumnya itu menggugat atas lahan itu. “Tidak ada itikad baik dari pihak-pihak yang telah menyerobot lahan kami seluas 16 Hektar dan telah di perjual belikan ke pemerintah Kabupaten Tangerang,” Ungkap salah satu keluarga H.Mukri Bin asdja, Rabu (9/8) kemarin.

Ada Kejanggalan Nilai Harga

Para ahli waris juga mengklaim pihaknya tidak pernah merasa menjual lahan kepada pihak manapun. Hal ini katanya, dapat dibuktikan termasuk surat kepemilikan atas lahan tersebut. “Tanah yang di klaim pihak pemerintah kabupaten tangerang, adalah tanah keluarga besar kami dan kami belum merasa adanya pembagian kepada pihak ahli waris,” ungkap H.Mukri.

Sementara itu, Budi Lase SH sebagi kuasa hukum dari pihak keluarga H. MUkri mengungkapkan. Kini pihak ahli waris dari keluarga H. Udik bin Nasiin, sesuai hasil keputusan Pengadilan Agama Tigaraksa Nomor 0393, adalah para ahli waris dari pihak keluraga H.Mukri yang kini usianya sudah mencapi 90 tahun lebih. “Dan pihak keluarga tidak merasa dan memberikan, atau menjual kepada siapapun termasuk ke pihak pemda kabupaten tangerang. Kami sebagai kuasa hukum sudah mengajukan gugatan kepada pengadilan dan tergugat salah satunya pemda kabupaten Tangerang,”jelasnya.

Lanjutnya, persoalan lahan itu diduga ada kejanggalan dari pihak kabupaten tangerang dengan pembelian lahan yang di peruntukan untuk stadion mini di Kecamatan Pasar Kemis. “Termasuk dari harga NJOP atau Harga pasaran yang ada dan kami menduga ada MarkUp dari transaksi penjualan lahan sengketa ini, ”jelasnya. (jasep)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833