«

»

Mar 07

Akibat Perang, Ribuan Anak Terbunuh dan Terluka di Suriah

DAMASKUS, – Lebih dari 1.000 anak terbunuh dan terluka pada 2018 di seluruh wilayah Suriah. Pada Selasa (6/3), pejabat Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) mengatakan secara keseluruhan, 342 anak-anak terbunuh dan 803 terluka di Suriah dalam dua bulan pertama tahun 2018.

Kepala komunikasi regional UNICEF Juliette Touma mengatakan statistik suram itu muncul saat kekerasan terjadi di daerah kantong Ghampa yang diduduki pemberontak. Di sana, sekitar sepertiga dari hampir 400.000 penduduk sipil yang terkepung adalah anak-anak.

Dilaporkan pula, sekitar 100 orang tewas Senin di Ghouta Timur, wilayah pinggiran kota Damaskus. Peristiwa itu menjadikan hari Senin itu sebagai momen paling mematikan di sana sejak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan resolusi gencatan senjata nasional pada 24 Februari.

Perhimpunan Medis Amerika Suriah menyatakan hampir 600 orang diyakini telah terbunuh dan lebih dari 2.000 terluka sejak pasukan pemerintah Suriah melancarkan serangan udara dan darat di Ghouta Timur pada 18 Februari.

Rusia telah menawarkan pemberontak dan keluarga mereka untuk mengungsi dari Ghouta Timur. Rusia berjanji untuk melindungi pemberontak dari penuntutan, Pada Selasa (6/3), Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan militer Rusia akan menyediakan transportasi dan keamanan. Salah satu dari dua kelompok pemberontak utama di Ghouta Timur dengan cepat menolak tawaran Rusia.

Pemberontak di Ghouta Timur, termasuk Faylaq al-Rahman, secara kategoris menolak meninggalkan Ghouta. “Tidak ada kontak dengan Rusia sama sekali, dan tidak ada tawaran resmi yang dibuat,” kata Waiel Olwan,, juru bicara kelompok bersenjata tersebut.

“Ini bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan 2401, yang dengan suara bulat diadopsi pada 24 Februari 2018, yang memerintahkan amannya bantuan menuju ke Ghouta Timur dan gencatan senjata 30 hari,” tambahnya. (CNN/SP/Ist)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833