«

»

Nov 08

Apersi Targetkan 1 Juta Rumah Subsidi diwilayah Banten

TANGERANG, – Secara nasional, Provinsi Banten bersama Jawa Barat (Jabar) tercatat sebagai penyumbang terbesar suplai rumah bersubsidi. Banten sebagai daerah penyangga (sub urban) Jakarta, berpotensi menjadi pemasok utama ketersediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengemang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD Apersi) Banten, Safran Edi Harianto Siregar, mengatakan, pihaknya ingin terus meningkatkan pasokan rumah di Banten. Apersi, lanjut dia, menargetkan 1 juta rumah siap disalurkan kepada MBR dalam empat tahun mendatang.

“Saat ini, Banten termasuk daerah penyuplai terbesar rumah bersubsidi. Kita ingin terus meningkatkan pencapaian tersebut. Karenanya, Apersi menentapkan angka yang maksimal untuk penyediaan rumah, dengan mematok angka 1 juta rumah dalam empat tahun ke depan,” kata Safran usai Musda Apersi Banten ke-IV, di Tangerang, Rabu (8/11).

(Musda) Asosiasi Pengembang Perumahan & Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) ke IV, di Tangerang, Rabu (8/11). (Dok.Istimewa)


Lebih lanjut, Safran menjelaskan, Apersi Banten ingin menjadi barometer nasional dalam hal penyediaan rumah rakyat. Selain untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah rakyat, pengembang yang tergabung dalam asosiasi ini juga harus aktif berperan dalam pengembangan potensi daerah dan kawasannya.

“Kami ingin program pemerintah untuk menyediakan rumah rakyat sukses, sekaligus daerah yang dibangun pun berkembang, sehingga berdampak pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Karena itu kami akan melakukan konsolidasi internal dengan semua anggota dan semakin mempererat kerjasama dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Apersi, Junaidi Abdillah, menyatakan, pihaknya menyambut positif rencana kerja Apersi Banten. Dirinya mengaku optimis target tersebut dapat tercapai jika semua pemangku kepentingan (stake holder) terkait bersinergi. Apalagi menurutnya, Banten memiliki banyak kawasan strategis yang sangat bagus untuk dikembangkan.

“Kami optimistis target tersebut bisa dicapai. Lahan di Banten sebenarnya ada dan cukup untuk penyediaan rumah rakyat. Namun, tetap terpulang kepada regulasi yang menjaga iklim kondusif investasi. Jika pemerintah daerah maupun pemerintah pusat siap membangun infrastruktur yang memadai di kawasan-kawasan yang berpotensi tersebut, kami sebagai pengembang siap membangun,” kata Junaidi. (*/BS/Ist)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833