«

»

Nov 01

Dibulan Oktober, Nilai Tukar Petani Naik 0,54%

JAKARTA, – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional Oktober 2017 sebesar 102,78 atau naik 0,54 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. “Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,49 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun sebesar 0,05 persen,” tulis keterangan resmi BPS yang dipubikasikan, Rabu (1/11).

BPS mencatat, pada Oktober 2017, NTP Provinsi Jambi mengalami kenaikan tertinggi (1,52 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar (2,12 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

Pada Oktober 2017 juga terjadi defasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,14 persen disebabkan oleh turunnya indeks kelompok bahan makanan.

Adapun Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Oktober 2017 sebesar 111,26 atau naik 0,31 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Nilai Tukar Petani adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar
petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga
menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsuumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani. (*/BS/Ist)

Sumber :beritasatu

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833