«

»

Nov 03

DR.Moh.Ali Fadillah : Pembangunan SDM Menjadi Salah Satu Prioritas Nasional

BANTEN, – Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan hal yang mendasar yang menjadi salah satu prioritas dan ini telah diamanatkan oleh konstitusi dalam pembangunan secara nasional. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, DR.Moh.Ali Fadillah dalam sambutannnya dibacakan oleh Sekretaris Ketapang,Ferijanto,SH saat acara Rapat Teknis Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Banten tahun 2017, Kamis (2/11).

“Persaingan global, begitu juga di provinsi banten. Salah satu aspek mendasar dalam membangun SDM-nya yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” katanya.

Katanya, adalah pembangunan pangan dan gizi untuk meningkatkan kualitas hidup, produktivitas dan kemandirian.

Rapat Teknis Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Banten Tahun 2017,Kamis (2/11/2017)


Dalam kaitan tersebut, pembangunan pangan dan pencapaian ketahanan pangan dan gizi menjadi hal yang sangat penting sebagai bagian dari pembangunan strategis untuk SDM berkualitas. “Maka sisi ketersediaan pangan juga mengambil peran penting yang harus tetap dijaga dalam penentu akses pangan bagi masyarakat. Sehingga tidak terjadi ketimpangan dan gejolak harga pangan yang berdampak langsung pada masyarakat,” tuturnya.

Lanjutnya, kondisi ketahanan pangan bukan hanya dilihat dari soal ketersediaannya saja. “Namun juga keterjangakauan dan manfaatnya yang terjamin, yaitu gizi untuk konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Maka ungkapnya, untuk menjawab tantangan itu pemerintah Provinsi Banten sudah mempunyai peraturan daerah No 2 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan pangan. “Peraturan daerah ini akan menjadi pedoman dalam melaksanakan penyelenggaraan pangan, sehingga program dan atau kegiatan yang berkaitan dengan upaya peningkatan pangan dapat dilaksanakan secara efektif,” terangnya.

Selain itu juga mengatakan, selain itu, dalam mengatasi permasalahan akses pangan sejak tahun 2016 pemerintah Provinsi Banten telah mendapatkan bantuan kementerian pertanian dan telah melaksanakan kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui Toko Tani Indonesia (TTI) sebagai upaya mendekatkan produsen kepada konsumen (masyarakat).

“Kegiatan ini untuk memotong rantai pasok, mengurangi keuntungan ‘middlemen’ dan merubah struktur pasar yang diharapkan mampu melindungi harga ditingkat produsen dan menekan harga ditingkat konsumen itu sendiri,” ungkapnya.

Oleh karena itu katanya, dalam agenda rapat teknis dewan ketahanan pangan provinsi banten ini, dapat mewujudkan harapan dalam mensinergikan pembangunan pangan dan gizi di masyarakat provinsi banten secara terintegrasi. “Mulai dari hulu sampai ke hilir dalam rangka pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas,” imbuhnya. (*/ADV)

Sumber : Dinas Ketahanan Pangan Banten

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833