«

»

Jan 09

Jabatan Kepala BKSP Jabodetabekjur Diserahkan ke Anies

BANTEN, – Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan tongkat estafet Kepala Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Serah terima jabatan Kepala BKSP Jabodetabekjur periode 2017-2020 dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten dengan dihadiri perwakilan kepala daerah se-Jabodetabekjur, Senin (8/1).

Untuk diketahui, tugas memimpin BKSP Jabodetabekjur telah ditangani oleh Provinsi Banten selama periode 2014-2017. Tugas untuk memimpin BKSP Jabodetabekjur ini diberikan selama periode tiga tahun sekali secara bergantian antar tiga provinsi yakni Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten. Saat ini, tugas kepemimpinan BKSP Jabodetabekjur ditangani oleh Provinsi DKI Jakarta untuk tiga tahun ke depan.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, BKSP sebetulnya pernah terdistorsi dan mengendur. Banyak kerja sama yang sudah ditandatangani tapi daerah masing-masing sibuk mengurus diri sendiri. Ke depan diharapkan, BKSP bisa lebih serius mamanfaatkan kerja sama antar daerah.

“Banten ada potensi, Jakarta kekurangan air kita nanti ada Waduk Karian, itu menghasilkan debit air luar biasa,” ujarnya

Wahidin juga mengatakan bahwa Banten siap kerja sama di berbagai bidang. Pertanian dan perikanan menurutnya bisa memenuhi kebutuan warga DKI Jakarta.

“Jakarta jangan perlu lagi kerja sama Sulsel cari ikan dan udang. Ke sini (Banten) ada kita. Supply dan demand bisa kita berikan dalam rangka kerja sama,” tambahnya.

Wahidin juga menambahkan, ke depan, antar daerah yang masuk BKSP Jabodetabekjur agar tidak saling mengalahkan. Daerah-daerah penyangga ibu kota diharapkan bisa saling bersinergi untuk pembangunan dan kesejahteraan warganya.

Senada dengan Gubernur Banten, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, lewat BKSP, kerja sama antar tiga provinsi ini dapat berjalan dengan baik. Masing-masing daerah diminta agar tak mementingkan kepentingan pembangunan daerahnya saja.

“Kita harus melihat ini bukan dalam kepentigan daerah masing-masing. Seragamnya sama, kementerian pembinanya sama, negaranya sama, undang-undangnya sama, karena itu wajib kita kerja sama dengan baik,” ujar Anies. (SP/Ist)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833