«

»

Sep 15

KPK Kembali OTT Anggota DPRD Banjarmasin

JAKARTA, – Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (14/9) malam. Dalam operasi senyap yang dilakukan sehari setelah menangkap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen ini, tim Satgas KPK disebut menangkap anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ketua KPK, Agus Rahardjo membenarkan informasi ini. Selain anggota DPRD, tim Satgas KPK juga mengamankan sekitar empat orang lainnya yang berasal dari unsur BUMD, dan pihak swasta.

“Kami konfirmasi, benar Tim KPK telah melakukan OTT di Banjarmasin kemarin menjelang malam (Kamis, 14/9). Sejauh ini diamankan sekitar lima orang dari unsur DPRD Kota Banjarmasin, BUMD dan swasta,” kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (15/9) pagi.

Legislator dan keempat orang lainnya itu ditangkap usai bertransaksi suap. Anggota DPRD Kota Banjarmasin tersebut diduga menerima suap terkait proses pembahasan peraturan daerah (Perda). Dari OTT ini, tim Satgas KPK menyita sejumlah uang yang diduga merupakan suap.

“Diduga telah terjadi transaksi terkait dengan proses pembahasan peraturan daerah setempat. Tim juga mengamankan sejumlah uang,” katanya.

Namun, Agus masih enggan membeberkan identitas anggota DPRD Kota Banjarmasin maupun pihak lainnya yang diciduk tim Satgas KPK. Agus juga masih enggan merinci Perda yang menjadi bancakan dan jumlah uang suap yang telah disita. Agus berjanji akan menyampaikan informasi lebih lengkap mengenai OTT tersebut dalam konferensi pers, Jumat (15/9) siang ini.

“Detail yang lain tolong ditunggu konpers siang atau sore ini,” katanya.

Dikatakan, saat ini kelima orang yang ditangkap sedang diperiksa intensif di Polda Kalimantan Selatan. Kelimanya akan segera dibawa ke Gedung KPK, Jakarta untuk proses pemeriksaan lanjutan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak tersebut.

“Saat ini pihak yg diamankan telah dibawa ke Polda Kalsel dan proses pemeriksaan sedang berlangsung. Mereka segera akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk tahapan lebih lanjut. Dalam waktu maksimal 24 jam status pihak2 yang diamankan akan ditentukan,” katanya. (*/SP/BS)

Sumber: Suara Pembaruan

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833