«

»

Agu 24

Pemerintah Gencar Lakukan Program BBM Satu Harga di Indonesia

HALMAHERA, – Upaya pemerintah dalam menyeragamkan dalam harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia terus gencar dilakukan. Hal ini untuk rasa keadilan dalam menikmati BBM yang sama harga dengan berbagai pulau di wilayah NKRI.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali meresmikan lembaga penyalur stasiun pengisian bahan-bakar umum (SPBU) dengan tipe Kompak di Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, untuk memasok BBM dengan harga sama seperti di Pulau jawa.

Peresmian SPBU Kompak oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Ego Syahrial.

“Melalui Program BBM Satu Harga, pemerintah bersama Pertamina berkomitmen untuk terus menambah lembaga penyalur di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, puji Tuhan pada hari ini masyarakat di Kayoa Barat akhirnya bisa menikmati BBM dengan harga yg sama seperti di Jawa,” kata Ego Syahrial dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (24/8).

Petugas mengisi BBM ke pesawat Air Tractor (AT802) untuk dibawa ke wilayah Krayan dari Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (17/6). Pertamina menyalurkan BBM jenis Premium dan Solar ke wilayah Krayan, Kalimantan Utara, menggunakan pesawat AT802 agar warga di daerah tersebut dapat menikmati BBM dengan harga normal karena selama ini menggunakan BBM ilegal dari Malaysia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./16

Sebelumnya harga BBM jenis premium di Kayoa Barat mencapai Rp 15.000/liter, sementara solar Rp 18.000/liter.

Ego menambahkan bahwa upaya Pemerintah merealisasikan BBM Satu Harga di seluruh Indonesia sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Secara Nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Berdasarkan peraturan tersebut, Dirjen Migas melalui SK No. 09.K/10/DJM.O/2017 telah menetapkan 148 kabupaten sebagai lokasi pendirian lembaga penyalur BBM secara bertahap pada 2017–2019.

Menurut Ego, pihaknya bersama BPH Migas dan Pertamina terus melakukan pemetaan lokasi sasaran program BBM Satu Harga.

“Untuk wilayah Maluku Utara, setelah Halmahera Selatan akan ada lima kabupaten lain yang didirikan lembaga penyalur BBM, yaitu Halmahera Tengah, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu”, jelas Ego.

Acara peresmian SPBU itu juga dihadiri oleh anggota Komite BPH Migas Marwansyah Lobo Balia, General Manager PT Pertamina Made Adi Putra, Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, Ketua DPRD Halmahera Selatan Umar Haji Soleman, jajaran TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat setempat.

“Warga Kayoa Barat merasa sangat bersyukur atas kehadiran SPBU di sini sehingga masyarakat dapat menikmati BBM premium dengan harga Rp 6.450/liter dan solar seharga Rp 5.150/liter. Tentunya hal ini akan meringankan beban masyarakat yang selama ini kesulitan dalam membeli BBM”, ungkap Bupati Bahrain.

SPBU Kayoa Barat merupakan SPBU ke-4 yang telah diresmikan dari 25 rencana lokasi program BBM Satu Harga di wilayah Maluku dan Papua. Secara nasional, SPBU Kayoa Barat adalah lembaga penyalur ke-23 dari target 54 lembaga penyalur yang akan didirikan pada tahun 2017. (*/SP/BS.Com)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833