«

»

Agu 27

Peringati HUT RI Ke-72, Warga Komplek Cimuncang Indah Gelar ‘Khitanan Massal’

SERANG, – Tangisan anak-anak terdengar diruang khitanan, tak jarang ada yang menjerit sambil menangis minta pulang pada orangtuanya. Tetapi, para orangtua dan asisten (perawat) Dokter serta Mantri membujuknya dengan sabar, bahwa di khitan itu tidak sakit, dan hanya sebentar. “Sabar yah nak, tuh kan tidak sakit’kan,” bujuk para perawat.

Warga Komplek Cimuncang Indah,Kota Serang,Banten peringati HUT RI ke 72 gelar Bhaksos dengan khitanan massal, Minggu (27/8/2017)

Suasana itu nampak di acara khitanan massal di lingkungan Komplek Cimuncang Indah, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, Banten. Gelar khitanan massal ini, sebagai wujud dari ‘Bhakti Sosial’ yang digelar warga Komplek Cimuncang Indah-Kota Serang,Banten, dalam rangka baksos warga komplek Cimuncang Indah dilingkungan RW 015 Cimuncang Indah menyambut HUT Republik Indonesia ke 72, Minggu (27/8/2017).

Menurut Ketua Panitia Khitanan Massal, Ratu Agustin, bahwa ide untuk menggelar khitanan massal di HUT RI ke-72 ini mengemuka begitu saja dari warga Komplek. “Biasanya kami, warga di komplek cimuncang indah, menggelar acara-acara semacam perlombaan di HUT RI dalam setiap tahunnya,” ujar Ratu Agustin.

Kata Agustin, ditahun ini warga komplek sedikit merubah acara dengan gerakan bhakti sosial khitanan massal. ” Karena inisiatif ini, melihat masih banyak keluarga dari kalangan kurang mampu anak-anaknya yang belum di khitan,” katanya.

Poto Bersama Panitia ‘Khitanan Massal’ Warga RW 015 di Komplek Cimuncang Indah Kota Serang Banten (27/8/2017)

Agustin juga mengatakan, bahwa khitanan massal ini bukan hanya bagi kalangan anak-anak warga komplek saja. Tetapi sebagian juga anak-anak yang ada diluar lingkungan komplek Cimuncang Indah. “Ada mungkin sekitar dua puluhaan anak dari yang berasal dari luar komplek kami,” jelasnya.

Sebanyak 45 Anak di Khitan
Hal ini juga diungkapkan oleh Ketua Rukun Warga 015 Cimuncang Indah, Sapari, bahwa khitanan massal di HUT RI ke-72 ini sebagai wujud bhakti sosial warganya untuk bisa peduli bagi sesama. “Biasanya acara kami perlombaan, sekarang warga kami ingin berbuat dalam bhakti sosialnya untuk wujud kepeduliaan dengan khitanan massal ini,” katanya.

Kata Sapari, anak-anak yang mengikuti khitanan massal yang didaftarkan tadinya ada sekitar 48 anak. “Tapi yang tiga anak kemudian entah kenapa mengundurkan diri jadi hanya 45 anak yang di khitan. Dan yang mengundurkan diri tiga anak itu dari luar lingkungan komplek kami, sementara yang lainnya telah hadir dan telah di khitan,”jelasnya.

Harapannya, dengan kegiatan khitanan massal ini ada bentuk rasa peduli warga komplek Cimuncang Indah terhadap keluarga dari kalangan yang kurang mampu. “Karena kebanyak anak yang dikhitan dari kalangan kurang mampu, insyaallah kedepan kami akan gelar dalam bhakti sosial yang sekiranya bisa bermanfaat bagi sesama,” terangnya.

Ditempat terpisah, Ketua Rukun Tetangga 004, RW 015, Komplek Cimuncang Indah, Syarif Hidayat mengatakan, acara HUT RI ke 72 ini dirasakan lebih bermanfaat. “Tadinya hanya bentuk kemeriahan warga dalam menyambut HUT RI dengan perlombaan-perlombaan, kini kami dan warga inginkan suasana yang lebih bermanfaat dibawah binaan ketua RW 015 yaitu bapak sapari,” ungkapnya.

Imbuhnya, mudah-mudahan gelar bhakti sosial dari lingkungan Rukun Warga 015 tersebut ada pahala tersendiri bagi warga sebagai bentuk wujud syukur di hari kemerdekaan bagi bangsa ini. “Mudah-mudahan ada pahala tersendiri bagi warga kami dari allah swt, di acara khitanan massal ini,” ucapnya. (*/Ist)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833