«

»

Agu 22

Petugas Keamanan Lemah, Copet Merajalela di Job Fair Banten

BANTEN, – Petugas keamanan kurang, copet banyak beraksi di acara Job Fair Banten yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten yang bertempat halaman Masjid Agung Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (22/8).

Akibat lemahnya petugas keamanan, maka sejumlah pencari kerja yang mengunjungi Job Fair ini kehilangan ponsel dan dompet. Dari informasi yang dihimpun, tak kurang delapan orang kecopetan dalam satu jam sejak dibukanya Job Fair pukul 11.00 WIB.

Niat untuk mencari kerja agar bisa memperbaiki ekonomi kehidupannya, peserta malah tertimpa musibah kecopetan. Kejadian ini, diduga terjadi saat peserta berdesak-desakan pada saat antre untuk mendapatkan stempel sidik jari sebagai syarat bisa masuk ke ruangan stand yang membuka lowongan kerja, dan saat berada di stand lowongan kerja.

Salah satunya adalah Selfi Irana (21), warga Cimuncang, Kota Serang terpaksa harus merelakan handphonenya diambil copet saat berada di dalam area Job Fair. “Iyah ini di dalam juga, padahal ditaronya di tas. Tadi kesenggol-senggol, pas dicek lagi udah hilang,” ujar Selfi kepada wartawan, sambil menangis saat menceritakan insiden yang dialaminya.

Selfi awalnya tak menyadari jika ponselnya hilang. Namun saat hendak keluar dari area Job Fair, dirinya baru sadar jika barang elektronik tersebut sudah raib dari tempat penyimpanannya. “Ketahuan di dalam aja (masih ada), pas mau keluar malah hilang,” katanya.

Hal inipun dialami oleh Roni, warga Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Roni mengaku kehilangan telepon genggamnya hilang saat memasuki area Job Fair yang digelar Disnakertrans Banten ini. “Tadi pas desak-desakan masuk, HP saya masih ada, tapi pas udah di dalam (area stand) saya ngecek-ngecek lagi di tas kecil ternyata sudah enggak ada. Hilangnya di dalam,” kata Roni, kepada sejumlah awak media.

Selain menimpa Roni dan Selfi, diduga masih ada puluhan korban copet yang lain. Dia adalah Gilang (20), warga Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Gilang mengalami kejadian serupa saat berdesak-desakan dengan pengunjung lain di dalam area Job Fair. “Iya jadi pada kecopetan gini, anehnya berbarengan,” tuturnya.

Pantauan wartawan di lokasi Job Fair, para korban yang mengalami insiden kecopetan kemudian mendatangi pihak panitia Job Fair untuk mengadukan peristiwa tersebut. Sejumlah akses masuk di area job fair juga sempat ditutup sementara agar panitia bisa menemukan pelaku pencopetan.

Kepala Disnakertrans Banten, Hamidi membenarkan beberapa pencari kerja yang dicopet dan kehilangan ponsel serta dompet. Hamidi megklaim, pihaknya telah berhasil menemukan ponsel dan dompet yang diduga dibuang oleh pelaku.
“Memang ada yang kehilangan. Pas kita terima laporan, kita langsung tutup area stand, kita sweeping semua orang yang ada di dalam, sepertinya pelaku membuang ke area stand, “jelasnya.

Imbuh Hamidi, dari kejadian itu temukan tujuh atau delapan Hp dan dompet. “Beberapa sudah ada yang dikembalikan di kantor, ada juga yang belum diambil. Memang modusnya seperti itu,” ujar Hamidi seraya berjanji akan meningkatkan keamanan dan lebih selektif untuk mengantisipasi kejadian serupa. (*/Ist)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833