«

»

Des 06

Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi Ajak Rakyat Perangi Syiah Houthi

SANAA, – Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi meminta rakyat Yaman untuk bangkit melawan pemberontak Syiah Houthi setelah kematian mantan presiden Ali Abdullah Saleh pada Senin (4/12). Sebaliknya di kota Sanaa, pada Selasa (5/12), ribuan pendukung Houthi berunjuk rasa merayakan kemenangan.

Para pendukung Syiah Houthi berkumpul di dekat bandara internasional Sanaa dan meneriakkan “Sanaa bebas dan negara masih berdiri!” dan “rakyat Yaman adalah satu!”

Berbicara dalam pidato yang disiarkan langsung di Al Arabiya News Channel, Hadi juga menyerukan babak baru dalam perang melawan Syiah Houthi, yang sempat dengan Saleh sebelum Saleh berpaling dan menawarkan diri untuk mendukung koalisi yang dipimpin Saudi.

Pada Selasa (5/12), Pemimpin Liga Rab Ahmed Abul Gheit mengecam pembunuhan Saleh oleh pemberontak Syiah Houthi. Dia mengatakan pembunuhan itu menggambarkan “sifat kriminal” Houthi. “Pembunuhan Saleh dan bagaimana hal itu dilakukan mengungkapkan kepada semua orang tentang sifat kriminal tanpa perikemanusiaan dari milisi yang telah menghancurkan negara tersebut,” kata Gheit.

Pemberontak Syiah Houthi bergerak cepat untuk mengkonsolidasikan kendali mereka atas Sanaa setelah hampir seminggu terjadi bentrokan mematikan dengan loyalis Saleh.

Saleh, yang telah memerintah Yaman selama tiga dekade, bergabung dengan pemberontak Houthi pada tahun 2014 ketika mereka menguasai sebagian besar negara tersebut, termasuk ibu kota.

Berpaling

Namun aliansi tersebut terpecah saat Saleh berpaling ke koalisi pimpinan-Saudi yang telah melancarkan serangan udara hebat melawan Houthi sejak September 2015.

Sumber dari Kongres Rakyat Umum Yaman mengonfirmasi pemimpin mereka dan mantan presiden Saleh tewas pada Senin (4/12) setelah ditangkap di kota Sanaa oleh milisi Houthi.

Wajah dan kepala Saleh tampak telah dibersihkan setelah ditembak mati di bagian belakang kepala. Kondisi mayat Saleh menunjukkan tidak adanya noda darah di wajahnya.

Sumber-sumber tersebut mengatakan lebih lanjut bahwa taburan bunga yang menutupi jenazah Saleh adalah sesuatu yang tidak tersedia di jalan atau dibawa oleh pejuang di Yaman.

Semua bukti ini menunjukkan Saleh dibunuh di dalam kompleks perumahannya sekitar pukul 09:00 pada hari Senin saat pertempuran sengit antara penjaga keamanannya dan pemimpin pasukan Houthi. (Alarabiya/AFP/SP)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833