«

»

Nov 28

Tradisi Maulidan, Banyak Manfaat Yang Tersirat,..!

BANTEN, – Tradisi mayoritas masayarakat islam, dalam memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW yang dilakukan di berbagai tanah air atau yang disebut acara ‘maulidan’, bila dicermati banyak faedah dan manfaat yang tersirat di dalam tradisi umat islam tersebut, selain sebagai ajang silaturahim antar warga dan saling berbagi makanan tentunya.

Bahkan sebagian kalangan masyarakat muslim yang mempunyai harta berlebih, tidak akan sayang untuk bershadaqoh ratusan ribu sampai puluhan juta rupiah yang dikeluarkannya guna memeriahkan acara maulidan yang di gelar di kota, desa, atau kampungnya dan ini dirayakan secara serentak diseluruh umat islam diseluruh dunia.

Sebagian para Ulama, meyakini tradisi maulidan (memperingati kelahirnan nabi muhammad SAW) mempunyai pahala tersendiri bagi yang melaksanakannya. Menurut kalangan ulama, maulidan selain mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW, dan yang paling utama senantiasa mengingatkan agar umat islam dan mencontoh ‘suritauladan nabi’ dalam prilaku kehidupannya, termasuk saling bershadaqoh terhadap sesama makhluk yang ada diruang dan sekeliling kehidupan tempat tinggalnya sebagai mahkluk sosial ‘Islam Rahmatan Lil Alamain’.

Bukan saja antar umat muslim, khususnya bershadaqoh bagi yang tidak mampu dengan acara riuangannya itu. Tetapi ada ikatan talisilaturahmi yang terjalin dengan baik, ketika membuat bahan makanan serta merangkai barang pada suatu tempat yang akan di shadaqohkan dan diriungkan, kemudian untuk dibagikan bagi warga yang hadir di acara itu. “Maulidan bukan saja bermanfaat bagi sesama makhluk umat manusia dalam bershadaqoh. Bahkan sejenis hewan dan binatang saja, seperti ayam, semut, bebek, burung, dan hewan lainnya juga ikut terbagi dari acara maulidan,” ucap salah seorang ustad asal Kota Serang, pada saat ceramah acara maulidan, di sebuah Mushola diwilayah Kota Serang.

Katanya, sebagai umat muslim harus mulai mawas diri dan selalu ber-etika dalam kehidupannya. Termasuk, menumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi dalam berbagi rizqi yang didapatkannya. “Karena setiap rizqi yang di dapat, ada hak yang harus dikeluarkan oleh seorang muslim. Sehingga, akan menambah rasa syukur dan nikmat dari Allah, serta membawa keberkahan tersendiri sebagai balasan dari Allah subhana wata’ala pada saat itu, dan nanti di hari akhir,” jelasnya.

Prinsip umat Islam yang sebenar-benarnya haq, yaitu untuk melaksanakan usaha dan berikhtiar lalu mengeluarkan bershadaqoh yang tidak terbatas oleh ruang, waktu, bulan, dan masa, serta nilai, sampai hari akhir nanti.

Hal yang sama pun pernah diungkapkan oleh salah satu tokoh agama dan penceramah asal Pandeglang, KH.Jamaluddin dalam setiap ceramahnya, ada banyak manfaat dan faedah dari syukuran maulidan. “Acara maulidan bukan bid’ah, karena kita sebagai umat islam wajib hukumnya mengagungkan nabi kita yang telah memberi pencerahan bagi umat manusia yang ada dimuka bumi ini, dan acara maulidan adalah ungkapan rasa syukur kita sebagai umatnya,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Katanya, Maulidan banyak cara yang dapat dilakukan oleh seorang muslim, dan ada tiga cara dalam melakukannya. Pertama, dengan melakukan kegiatan bershadaqoh secara materi, barang, bahan makanan yang mentah atau masak untuk di shadaqohkan ketika melaksanakan syukurannya itu, baik di rumah, dimushola, dimesjid, atau di majelis ta’lim atau ditempat yang bersih lainnya. Kedua, di niatkan untuk merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak membaca alqur’an siang dan malam, dan Ketiga memperbanyak baca sholawat Nabi serta melantunkan Marhabban-an, baik sendiri maupun secara berjama’ah.

Karena, kita makhluk manusia yang diciptakan Allah SWT banyak kelemahan, akibat nafsu yang ada pada dirinya, para nabi-nabi, alam jagat raya, hewan dan binatang, serta malaikat pun ber-sholawat mengagungkan bagi junjungan Nabi Muhammad SAW. Bahkan Allah SWT, bersholawat pada kekasihnya itu, yaitu Nabi Muhammad SAW. “Innallaha wamalaa’ikatahu sol’lunna ala nabiyi, yaa ayuhalladiina aamanu sollu alaihi wassallimu tasliimaa (Allah dan para malaikatnya bersholawat pada nabi (Muhammad SAW, red), maka hei manusia hendaklah bersholawatlah padanya ).

Beberapa pendapat alim ulama yang shokheh, terlebih lagi dalam melakukan shodaqoh dan berbuat kebaikan serta membaca sholawatnya itu di hari lahir Nabi Muhammad SAW, insyaallah akan mengucurkan segala rahmat dari setiap penjuru bumi dan langit, serta malaikat pembawa rahmat pun turun dikala bulan maulid, ikut merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW. (*/Ist)

Tinggalkan Balasan

cinta-alam-hijau-e1444135113833